Minggu, 29 November 2015
pendidikan islam: sumpah
pendidikan islam: sumpah: kalau kita memperhatikan Al Quran banyak surat yang ayat2nya di dahului dengan huruf kosam (sumpah) seperti wal Asri:(Demi waktu), wa dhuha...
Senin, 10 November 2014
iman kepada Malaikat-Malaikat Allah
Iman
kepada Malaikat-malaikat Allah
A.
Pengertian iman
kepada malaikat
Malaikat adalah salah satu mahluk gaib yang
diciptakan Allah dari cahaya (nur). Berbeda dengan manusia yang terdiri atas
jasad dan roh, malaikat hanya terdiri atas roh. Oleh karena itu, malaikat tidak
bisa dilihat dan diraba melalui pancaindra kita.
Allah menciptakan malaikat dengan jumlah yang
banyak. Tidak ada yang mengetahui jumlah malaikat, kecuali Allah swt.
Masing-masing malaikat mendapat tugas dari Allah. Ada yang mendapat tugas bersama-sama,
ada pula yang sendiri-sendiri.
Sifat-sifat malaikat berbeda dengan sifat-sifat
manusia. Malaikat tidak mempunyai nafsu. Malaikat tidak pernah makan dan minum,
tidak membutuhkan pakaian dan rumah untuk berteduh, tidak pernah tidur, tidak
pernah berbuat dosa dan selalu taat kepada Allah.
Beriman kepada malaikat artinya menyakini dan
membenarkan adanya malaikat sebagai mahluk yang diciptakan Allah. Beriman
kepada malaikat termasuk rukun iman yang kedua.
Orang yang tidak percaya adanya malaikat tergolong
orang-orang kafir, sebagaimana firman Allah swt:
Rasul telah
beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula
orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak
membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari
rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami
taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada
Engkaulah tempat kembali." (Qs. Al-Baqarah: 285)
B.
Fungsi iman kepada
malaikat-malaikat Allah
Beriman kepada malaikat Allah merupakan kewajiban
bagi setiap muslim. Dengan beriman kepada malaikat Allah, kita akan menyadari
bahwa tidak ada perbuatan, ucapan, dan tingkah laku manusia yang luput dari
pengawasan malaikat.
Dengan demikian, f ungsi beriman kepada malaikat di
antaranya:
1.
Sebagai bukti tentang
keagungan, kekuatan, dan kekuasan Allah
2.
Agar kita menyadari bahwa
kita selalu diawasi oleh malaikat
3.
Untuk mengingatkan bahwa semua
perbuatan yang kita lakukan selalu dilihat dan dicatat oleh malaikat.
4.
Untuk emningkatkan
ketakwaan dengan mempersiapkan bekal untuk hidup di akhirat.
C.
10 nama
malaikat-malaikat Allah
Di atas telah disebutkan bahwa Allah menciptakan
malaikat sangat banyak jumlahnya. Dari sekian banyak malakat, yang wajib
diketahui nama-namanya ahanya 10, yaitu:
|
1
|
Jibril
|
6
|
Nakir
|
|
2
|
Mikail
|
7
|
Rakib
|
|
3
|
Israfil
|
8
|
Atid
|
|
4
|
Izrail
|
9
|
Malik
|
|
5
|
Munkar
|
10
|
Ridwan
|
Tugas-tugas 10
malaikat Allah
1.
Malaikat Jibril
Malaikat Jibril mendapat tugas untuk
menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul Allah, sejak zaman Nabi Adam as.
Sampai zaman Nabi Muhammad saw.
2.
Malaikat Mikail
Malaikat mikail mendapat tugas membagi
rezeki kepada semua mahluk Allah, mengatur hujan dan mengatur panas matahari.
3.
Malaikat Israfil
Malaikat Israfil mendapat tugas meniup
sangkakala. Sangkakala ialah terompet pada hari kiamat. Tiupan pertama
menghancurkan alam dunia beserta isinya. Tiupan kedua membangkitkan seluruh
umat manusia dari alam kubur menuju alam mahsyar.
4.
Malaikat Izrail
Malaikat Izrail mendapat tugas mencabut
nyawa atau roh setiap mahluk hidup. Di dunia ini semua orang akan mati, bila
sudah tiba ajalnya. Ajal adalah batas ketentuan usia manusia.
5.
Malaikat Munkar
Malaikat munkar mendapat tugas untuk
menanyai manusia di alam barzakh atau alam kubur.
6.
Malaikat Nakir
Malaikat Nakir mendapat tugas yang sama
dengan malaikat munkar, yaitu menanyai para penghuni alam barzakh. Para
penghuni alam barzakh adalah orang-orang yang sudah meningggal dunia.
7.
Malaikat Rakib
Malaikat Rakib mendapat tugas sebagai
pencatat amal perbuatan baik manusia.
8.
Malaikat Atid
Malaikat Atid medapat tugas sebagai pencatat amal perbuatan
buruk manusia
9.
Malaikat Malik
Malaikat Malik mendapat tugas sebagai
penjaga neraka. Meskipun neraka itu panas, tetapi malaikat malik tetap patuh
dan setia menjaganya.
10.
Malaikat Ridwan
Malaikat Ridwan mendapat tugas sebagai
penaga surga. Surga adalah tempat yang menyenangkan kelak di akhirat.
Dalil tentang
iman kepada malaikat- malaikat Allah
Beriman kepada malaikat hukumnya wajib. Salah satu
dalilnya adalah Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 77:
Bukanlah
menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi
Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian,
malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya
kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang
memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan)
hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang
menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang
benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa. (Qs. Al-Baqarah :
177)
Meskipun
Malaikat tidak bisa dilihat dengan mata, tetapi kita percaya dan yakin bahwa
malaikat itu ada. Malaikat selalu menjalankan tuas-tugasnya dari Allah
Perilaku beriman kepada Malaikat-Malaikat Allah
Beriman
kepada malaikat-malaikat Allah, tidak hanya diyakini dalam hati atau diucapkan
dengan lidah, tetapi harus dibuktikan dengan amal perbuatan.
Kita harus
menjaga lidah dan mulut dari ucapan yang kotor dan menyakitkan hati orang lain.
Kita juga harus menjaga sikap, perilaku, perbuatan dan tindakan agar tidak
melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.
Sebagai
muslim yang beriman kepada malaikat Allah, pikiran, ucapan, perbuatan harus
digunakan dengan baik, seperti menolong orang lain, mengucapkan kata-kata yang
sopan dan santun, karena itu semua bisa mendatangkan pahala.
Latihan
a.
Islah titik-titik
dibawah ini dengan benar!
1. Malaikat yang bertugas mencabut nyawa bernama....
2. Malaikat yang bertugas mencatat amal baik manusia bernama....
3. Malaikat yang bertugas menjaga neraka bernama....
4. Malaikat Mikail mendapat tugas...
5. Malaikat Ridwan mendapat tugas...
6. Malaikat Jibril mendapat tugas....
7. Yang dimaksud dengan sangkakala adalah...
8. Yang dimaksud dengan ajal adalah....
9. Meskipun malaikat tidak
bisa dilihat dengan mata, tetapi kita harus...
10. Cara kita beriman
kepada malaikat, yaitu dengan cara melakukan perbuatan....
b.
Jawablah pertanyaan
ini benar!
1. Apa yang dimaksud dengan malaikat?
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2. Apa yang dimaksud dengan Para penghuni alam barzakh?
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3. Apa yang dimaksud dengan surga?
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4. Sebutkan dalil tentang beriman kepada Maliakat?
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
5. Bagaimana cara kita beriman kepada malaikat-malaikat Allah?
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
ahlak Mahmudah kepada Allah (syukur dan sabar)
Akhlak
Mahmudah kepada Allah
(
Syukur dan Sabar )
I.
Syukur
A.
Pengertian syukur
Syukur menurut bahasa artinya terima kasih,
mengenang, jasa baik atau tanda mata. Adapun menurut istilah, syukur
ialah ungkapan terimakasih yang ditunjukkan kepada Allah swt dengan cara
menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Dalam ajaran islam, syukur kepada Allah wajib
dilakukan oleh setiap muslim pada setiap saat dan setiap waktu. Sebab, Allah
swt memberikan nikmat-Nya kepada umat manusia tanpa mengenal waktu dan tempat.
Selain itu, islam juga mewajibkan umatnya bersyukur tidak hanya kepada Allah
swt semata, melainkan juga kepada sesama manusia khususnya kedua orang tua.
Perhatikan firman Allah swt:
Dan kami
perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya
Telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya
dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya
kepada-Kulah kembalimu. (Qs. Luqman 14)
Syukur dapat dikatakan juga sebagai perbuatan balas
budi atau balasjasa atas semua kebaikan yang telah diterima, sedangkan manusia
menerima nikmat dan berbagai kebaikan dari Allah tanpa ada batasnya. Sepanjang
hidupnya, manusia menerima nikmat dari Allah swt. Oleh karena itu, manusia
wajib memiliki perilaku syukur, sebab ia mempunyai kepentingan terhadap perilaku
tersebut.
B.
Dalil tentang berakhlak
syukur yaitu diantaranya Quran surat Ibrahim ayat 7:
Dan (ingatlah
juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur,
pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim : 7)
C.
Perilaku berakhlak
syukur
1) Selalu mengucapkan Basmalah atau berdoa setiap kali memulai
pekerjaan
2) Selalu mengucapkan Hamdalah atau terima kasih setiap kali
menerima kenikmatan atau kebaikan dari Allah swt atau dari sesama manusia atau
stiap kali menyelesaikan pekerjaan
3) Menggunakan apa yang diberikan sesuai dengan kehendak
pemberi-Nya
4) Tidak menyakiti atau menyinggung perasaan pemberi-Nya
5) Menjaga dan merawat dengan baik sesuatu yang diberikan kepada
kita
D.
Keuntungan yang
tampak dalam perilaku syukur
1) Terhindar dari murka Allah dan ancama sifat dengki dan iri dari
sesama.
2) Nikmat yang telah diterima akan terus bertambah dari Allah
3) Tehindar dari gunjingan orang
4) Dapat beribadah dengan ikhlas
II.
Sabar
A.
Pengertian sabar
Sabar menurut bahasa artinya tabah, tahan
uji, atau tahan terhadap suatu cobaan. Adapun menurut istilah, sabar
ialah keadaan mental seseorang yang mampu mengendalikan hawa nafsu yang ada
dalam dirinya. Hawa nafsu di sini mengandung arti sangat luas, misalnya amarah,
ambisi, serakah, tergesa-gesa, dan sebagainya. Oleh karena itu, orang yang
sabar adalah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya dalam menerima
hal-hal yang kurang disenanginya. Sabar merupakan salah satu akhlak terpuji dan
merupakan kunci untuk mendapatkan ketentraman dan kebahagian hidup. Oleh karena
itu, Sabar memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia. Sebab,
kesabaran sangat diperlukan dalam setiap langkah hidup manusia.
B.
Dalil tentang
berakhlak sabar, daiantaranya Quran surat Luqman ayat 17
Hai anakku,
Dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah
(mereka) dari perbuatan yang mungkar dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpa
kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh
Allah). (Qs. Luqman:17)
C.
Perilaku berakhlak
sabar
1) Tidak mudah marah atau emosi ketika menerima sesuatu yang kurang
menyenangkan
2) Tidak tergesa-gesa dalam melakukan atau mendapatkan sesuatu,
apalagi menghalalkan segala cara
3) Menerima segala sesuatu yang terjadi dengan kepala dingin dan
akal sehat
4) Tidak mudah menyalahkan orang lain ketika gagal atau sombong
ketika sukses
5) Selalu berserah diri kepada Allah swt dengan sepenuh hati
D.
Keuntungan yang
tampak dalam perilaku sabar
1) Dapat terhindar dari bencana dan malapetaka yang disebabkan oleh
amarah dan hawa nafsu
2) Dapat mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi
3) Dapat melatih diri dalam mengendalikan hawa nafsu
4) Disayang oleh Allah, orang tua, guru dan orang lain
Latihan
a.
Isilah titik-titik
dibawah ini dengan benar
1.
Syukur menurut bahasa
artinya.....
2.
Apabila kita memperoleh
kenikmatan maka kita harus ....................... kepada Allah
3.
Bersyukur kepada Allah
dengan ucapan..................
4.
Cara kita bersyukur kepada
orang lain yang telah berbuat baik adalah dengan mengucapkan....
5.
Syukur dapat dikatakan juga
sebagai perbuatan .................... atas semua kebaikan yang telah diterima
6.
Sabar menurut bahasa
artinya.....
7.
Apabila kita mendapat
musibah maka kita harus....
8.
Jika pengguna jalan tidak
bersabar, maka akibatnya jalan raya akan....
9.
Sabar merupakan kunci untuk
mendapatkan.....
10.
Hawa nafsu mengandung arti
yang sangat luas, yaitu:...
b.
Jawablah pertanyaan
dibawah ini dengan benar
1.
Apa yang dimaksud dengan
syukur secara istilah?
2.
Sebutkan 2 contoh perilaku
berakhlak syukur?
3.
Sebutkan 2 keuntungan perilaku berakhlak syukur?
4.
Apa yang dimaksud dengan
sabar secara istilah?
5.
Sebutkan 2 keuntungan
perilaku berakhlak sabar?
Langganan:
Postingan (Atom)